Platihan Drone

Mengenal 3 Drone untuk Videografi Terbaik

Drone untuk Videografi

Drone untuk Videografi – Dalam beberapa tahun saja, quadcopter atau yang lebih dikenal dengan dengan drone sudah mengambil banyak perhatian. Terlebih lagi dalam bidang fotogradi dan Videografi. Dengan menggunakan drone, para penggiat industri kreatif ini mampu menghasilkan karay yang benar-benar baru dan keren.

Drone untuk Videografi

Drone untuk Videografi

Maksud dari baru disini adalah dari sudut pandangnya. Dulu, unuk mendapatkan gambar dari ketinggian kita harus naik ke gedung bertingkat ataupun pesawat. Tapi sekarang dengan diciptakannya drone ini sudah sangat membantu pekerjaan manusia, terlebih dalam bidang fotografi dan Videografi.

Drone memungkinkan kita untuk mengabadikan momen-momen terbaik dalam bentuk foto ataupun vidio. Terlebih lagi drone bisa mengambil momen terbaik dari sudut-sudut yang susah atau mustahil kita peroleh tanpa bantuan. Pesawat tanpa awak ini akan terbang ke titik yang anda inginkan (Selama masih dalam Jangkauan) untuk merekam vidio dari ketinggian.

Baca Juga: 5 Jenis Drone dan Fungsinya

3 Drone untuk Videografi Terbaik

Dari sekian banyak drone yang ada dipasaran, kami sudah merangkum 3 Drone untuk Videografi yang wajib anda miliki. Tentunya ini akan membantu anda para fotografer atau vidiografer mengambil gambar untuk berkarya. Untuk itu simak langsung dibawah ini yah.

1. DJI Phantom 2 Vision+

Drone untuk Videografi DJI Phantom 2 Vision+

Drone untuk Videografi pertama ini jatuh kepada dron dari pabrikan yang terkenal yaitu DJI Phantom 2 Vision+. Jika GoPro merupakan pelopor action camera, maka DJI ini bisa kita sebut sebagai salah satu penggerak utama yang mempopulerkan drone dimata para konsumennya.

DJI Phantom 2 Vision+ sudah mengemas kamera yang memiliki sensor 14 pixel dan mampu merekam vidio dalam resolusi maksimal 1080p dan 30fps. Ini sudah pernah di uji oleh Wirecutter, dan dikatakan bahwa kualitas dari gambar yang dihasilkan dari kamera drone ini hampi mendekati action kamera dari GoPro Hero 3.

Ini bukanlah keunggulan utamanya, sebenarnya keunggulan DJI Phantom 2 Vision+ ini ada pada gimbal 3 axisnya. Jika disederhanakan, kompenen ini akan bertugas menjaga stabilitas dari kamera sehingga hasil dari rekamannya tidak terguncang dan tentunya mulus.

Eits tidak hanya itu loh, drone ini juga bisa meneruskan apa yang dilihatnya kedalam smartphone atau tablet via Wi-Fi. Vidio yang diteruskan merupakan vidio live yang sudah direkam oleh drone ini. Jadi ini memungkinkan anda melakukan live di sosial media melalui drone. Keren bukan?

Lebih lanjut lagi, DJI Phantom 2 Vision+ ini juga sudah dibekali chip GPS, yang mana ini berfungsi untuk mengunci posisi berdasarkan lokasi ketinggiannya. Selain itu, fungsi autopilotnya akan aktif ketika anda menetapkan sejumlah titip di peta pada aplikasi pendampingnya. Jadi drone anda tidak akan hilang ketika terbang, karena sudah ada GPS.

Menggunakan baterai berdaya 5.200 maH, membuatnya mampu terbang sekitar kurang lebih 20 menit. Jarak yang mampuh ditempuh oleh drone yang satu ini sekitar 500 hingga 700 meter. Untuk kisaran harga dipasaran sekitar Rp 17.500.000

2. Blade 350 QX3 AP Combo

Drone untuk Videografi Blade 350 QX3 AP Combo

Jika anda ingin Drone untuk Videografi yang lebih murah daripada DJI Phantom, mungkin anda bisa mempertimbangkan untuk membeli Blade 350 ini. Fitur-fitur yang ada didalamnya hampir mendekati drone DJI Phantom 2 Vision+. Untuk harga banderolnya sendiri sekitra $1000 atau sekitar Rp 15.000.000. Tapi sayang sekali masih sulit menemukan toko resmi yang menjual drone yang satu ini di Indonesia.

Soal kualitas gambar tidak perlu ditanyakan lagi, karena drone ini sudah dibekali dengan sistem image stabilization 3 axis. Ini sama seperti gimbal 3 axis yang di banggakan oleh DJI Phantom 2. Berdasarkan pengujian yang dilakukan tested, gimbal ini berguna untuk meredam guncangan saat perekaman vidio sedang berlangsung.

Satu kekurangan dari drone Blade 350 QX3 AP Combo ini adalah baterainya yang hanya berkapasitas 3.000 mAh. Dengan baterai yang bisa terbilang kecil ini membuatnya hanya mampu terbang selama 10 hingga 15 menit saja. Untuk jarak tempuhnya tidak terlalu jauh, tapi ia mampu terbang setinggi kurang lebih 120 meter.

3. Parrot Bebop Drone

Drone untuk Videografi Parrot Bebop Drone

Drone yang satu ini bisa terbilang paling murah diantara drone untuk Videografi yang kami rangkum ini. Parrot Bebop ini adalah jagoan baru di dunia drone yang memiliki body ringkas. Ukurannya yang kecil ini membuat drone ini bisa kita operasikan didalam ruangan.

Untuk perekam vidionya bisa dilakukan hingga resolusi maksimal yaitu 1080p 30fps, dan untuk fotonya maksimal pada resolusi 14 megapixel. Yang menariknya, drone yang satu ini tidak menggunakan kompenen gimbal terpisah. Parrot Bebop Drone memanfaatkan image stabilization 3 axis yang sudah terintegrasi di dalam kameranya.

Salah satu fitur unik dalam drone ini adalah anda tidak memerlukan remote control terpisah untuk menavigasikannya. Para penggunanya bisa mengontrol drone ini langsung dari smartphone ataupun table hingga jarak 250 meter.

Baca Juga: 5 Drone Terkecil DiĀ  Dunia

Beterai drone ini bisa terbilang kecil dibandingkan dengan kedua drone diatas, tepatnya hanya 1.200 mAh. Eitss, jangan salah dulu walaupun memiliki baterai yang kecil, drone parrot ini mengklaim mampu terbang selama 22 menit dalam 1 kali charging. Harga dipasaran drone parrot ini adalah $500 atau sekitar Rp 7.500.000.

Nah, itu dia bebeerapa rekomendasi Drone untuk Videografi yang bisa anda miliki. Tetap ingat sesuaikan dengan budget dan fungsinya yah sebelum membelinya. Bagi anda yang belum bisa menerbangkan drone, kami saat ini sudah membuka pelatihan drone yang bisa anda ikuti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *